Selasa, 20 Mei 2014

Konsep kesehatan reproduksi



Konsep kesehatan reproduksi
Defenisi kesehatan reproduksi
1.     Defenisi sehat
Dimulai dari apa yang dimaksud dengan pengertian sehat ini. Pengertian sehat menurut WHO (1992) adalah suaut keadaan yang sempurna baik fisik, mental dan sosial tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. Dan bebearapa pengertian sehat lain diantaranya yaitu :
a.      Sehat adalah perujudan individu yang diperoleh melalui kepuasan dalam berhubungan dengan orang lain (aktualisasi). Perilaku yang sesuai dengan tujuan, perewatan diri yang kompeten sedangkan penyesuaian diperlukan untuk mempertahankan stabilitas dan integritas struktural(
b.      Sehat atau kesehatan adalah suatu keadaan sejahtera dari badan (jasmani), jiwa (rohani) dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
c.       Sehat adalah fungsi efektif dari sumber-sumber perawatan diri (Self care Resources) yang menjamin tindakan untuk perawatan diri secara adekuat. Self care resources : mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap. Self care resources merupakan perilaku yang sesuai dengan tujuan diperlukan untuk memperoleh, mempertahankan dan meningkatkan fungsi psikososial dan spiritual.

2.      Defenisi Kesehatan
Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi
3.      Defenisi Reproduksi
Isitilah reproduksi berasal dari kata “re” yang artinya kembali dan kata reproduksi yang artinya membuat atau menghasilkan keturunan demi kelestarian hidupnya. Sedangkan yang disebut orangan reproduksi adalah alat tubuh yang berfungsi untuk reproduksi manusia.
4.      Defenisi Kesehatan Reproduksi
Defemisi kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental, fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan berdasarkan atas perkawinan yang sah, mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak bertakwa pada tuhan yang maha esa. Spritual memiliki hubungan yang serasi selaras seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan.
Menurut BKKBN 2001, defenisi kesehatan reproduksi adalah kesehatan secara fisik, mental, dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan.
            Menurut ICPD 1994 kesehatan reproduksi adalah sebagai hasil akhir keadaan sehat sejahtera secara fisik, mental, dan sosial dab tidak hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala hal yang terkait dengan sistem, fungsi serta proses reproduksi.
            Kesehatan reproduksi mencakup tiga komponen yaitu : Kemampuan (ability), keberhasilan (succes), dan keamanan (safety). Kemampuan berarti dapat berproduksi. Keberhasilan berarti dapat menghasilkan anak sehat yang tumbuh dan berkembang. Keamanan berarti semua proses reproduksi termasuk hubungan seks, kehamilan, persalinan, kontrasepsi, dan abortus seyogyanya bukan merupakan aktifitas berbahaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar