Selasa, 20 Mei 2014

Historeskopi

Historeskopi adalah peneropongan kavum uteri yang seblumnya telah digelembungkan dengan media dekstran 32%, glukosa 5% garam fisiologik atau gas CO2. dalam infertilitas pemeriksaan histeroskopi dilakukan apabila terdapat :
1. kelainan pada pemeriksaan histerosalpingografi
2. riwayat abortus habitualis
3, duagaan adanya mioma atau polip submukosa
4. perdarahan abnormal dari uterus
5 sebelum dilakukan bedah pelastik tuba, untuk menempatkan kateter sebagai splint pada bagian proksinal tuba.
histeroskopi tidak dilakukan kalau diduga terdapat infeksi akut rongga panggul, kehamilan atau perdarahan banyak uterus.
pemeriksaan histeroskopi yang dapat langsung melihat kavum uteri dapat menghindarkan kesalahan diagnostik seperti yang dapat terjadi pada kuretase atau biopsi endometrium yang membuta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar